Prosiding Konferensi Nasional Peneliti Muda Psikologi Indonesia https://proceedings.uhamka.ac.id/index.php/knpmpi <p>Prosiding Peneliti Muda Psikologi Psikologi Indonesia</p> en-US Mon, 10 Nov 2025 06:54:35 +0000 OJS 3.2.1.1 http://blogs.law.harvard.edu/tech/rss 60 Jakarta dari Kacamata Anak: Antara Lingkungan yang Nyaman dan Kebebasan Bergerak https://proceedings.uhamka.ac.id/index.php/knpmpi/article/view/813 Salsabila Shofiyah, Syafa Kamila, Fitri Arlinkasari Copyright (c) 2025 Prosiding Konferensi Nasional Peneliti Muda Psikologi Indonesia https://proceedings.uhamka.ac.id/index.php/knpmpi/article/view/813 Mon, 10 Nov 2025 00:00:00 +0000 Pengaruh Penggunaan Internet Terhadap Gangguan Tidur dan Penurunan Fungsi Kognititf Pada Remaja https://proceedings.uhamka.ac.id/index.php/knpmpi/article/view/817 <p><em>The proliferation of internet usage among adolescents has been concomitant with the rapid development of information technology, which has engendered profound changes in daily life. The internet has emerged as a predominant medium for adolescents to explore their identity, seek information, and establish social interactions through social media and various other digital platforms. The ramifications of this phenomenon extend to various aspects of adolescents' well-being, encompassing their physical, social, and psychological health. Excessive internet use has been demonstrated to have a detrimental effect on sleep disturbances and cognitive function. The majority of research on the adverse effects of excessive internet use and its potential consequences has been conducted on adolescents. The present study utilizes a comprehensive literature review of international and national journals from 2020 to 2025, encompassing adolescent subjects. A comprehensive review of 11 journals sourced from PubMed, Scopus, and Google Scholar academic databases reveals that excessive internet use is associated with persistent sleep disturbances experienced by adolescents and has the potential to cause cognitive function disorders, such as decreased concentration, memory, thinking speed, and decision-making ability. The repercussions of this impaired cognitive function on adolescents' academic achievement, social interaction, and emotional development are significant. Consequently, this study was conducted with the objective of enhancing the understanding of this phenomenon and its implications for adolescents' well-being.</em></p> Indah Amalia, Eti Handayani, Aulia Angel Brillian Copyright (c) 2025 Prosiding Konferensi Nasional Peneliti Muda Psikologi Indonesia https://proceedings.uhamka.ac.id/index.php/knpmpi/article/view/817 Mon, 10 Nov 2025 00:00:00 +0000 Revolusi Work-Life Balance Dalam Dunia Kerja: Analisis Bibliometrik https://proceedings.uhamka.ac.id/index.php/knpmpi/article/view/814 <p>Revolusi industri mengubah dunia kerja tradisional menjadi modern. Terintegrasinya teknologi dalam dunia kerja menyebabkan adanya otomatisasi sistem perusahaan yang menggeser aspek kebutuhan karyawan, dan budaya kerja. <em>Work-life balance </em>mencoba untuk memfasilitasi tantangan tersebut, meskipun dalam penerapannya belum dapat dipahami secara menyeluruh. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengkaji terkait perkembangan <em>work-life balance </em>dalam dunia kerja. Penelitian ini dilakukan menggunakan metode bibliometrik dengan database SCOPUS dan kata kunci pencarian “<em>work-life balance</em>” AND “<em>work life balance</em>” AND “<em>work life-balance</em>” AND “<em>industry</em>”. Berdasarkan hasil pencarian, didapatkan 978 artikel dengan rentang tahun 2000-2024. Artikel-artikel tersebut berasal dari berbagai negara, seperti India, Amerika Serikat, Australia, dan beberapa negara Asia. Pencarian data tersebut kemudian dianalisis menggunakan bantuan aplikasi Microsoft Excel dan VOSViewer. Hasil analisis menunjukkan bahwa tren penelitian work-life balance terus menunjukkan peningkatan dengan peneliti paling populer Hellen Lingard. Saat ini, <em>work-life balance </em>tidak hanya menjadi fokus negara maju saja. Kondisi tersebut terjadi karena <em>work-life balance </em>tidak hanya dipandang sebagai fleksibilitas kerja saja, namun juga terkait kesejahteraan karyawan sebagai bagian dari keberhasilan organisasi.</p> Shafa Kirana Dewani Copyright (c) 2025 Prosiding Konferensi Nasional Peneliti Muda Psikologi Indonesia https://proceedings.uhamka.ac.id/index.php/knpmpi/article/view/814 Mon, 10 Nov 2025 00:00:00 +0000 Faktor yang Mempengaruhi Kecanduan Media Sosial pada Remaja https://proceedings.uhamka.ac.id/index.php/knpmpi/article/view/837 <p>Remaja merupakan kelompok yang paling rentan terhadap dampak negatif media sosial, mengingat tingginya intensitas penggunaan dan kecenderungannya untuk mencari validasi sosial melalui platform digital. Penggunaan media sosial yang masif di kalangan remaja telah mengubah cara remaja berinteraksi, berkomunikasi, dan mencari informasi, yang memunculkan kekhawatiran mengenai dampaknya terhadap kesehatan mental remaja. Kecanduan media sosial pada remaja berpotensi mengganggu perkembangan sosial dan emosional, serta mempengaruhi prestasi akademik dan pola tidur. Meskipun media sosial memberikan berbagai manfaat, seperti memperluas jaringan sosial, fenomena kecanduan dapat menimbulkan konsekuensi negatif yang lebih besar, sehingga perlu adanya pemahaman lebih mendalam terkait faktor-faktor penyebabnya. Peneliti menggunakan metode kualitatif dengan <em>systematic review</em> dan teknik meta sintesis. Peneliti melakukan pengenalan, penilaian dan penafsiran terhadap semua hasil penelitian yang sesuai terkait dengan kecanduan media sosial, untuk melakukan kajian literatur mengenai faktor-faktor yang mempengaruhi kecanduan media sosial. Penelusuran dilakukan di komputer database dengan menggunakan kata kunci "kecanduan media sosial pada remaja" dan “<em>addiction social media</em>” dengan analisis di tahun terbit antara tahun 2020-2025. Hasil <em>review literatur</em> menunjukkan bahwa faktor-faktor yang mempengaruhi kecanduan media sosial pada remaja yaitu faktor <em>fear of missing out</em> (FoMO), kontrol diri rendah, faktor kesepian, dan stres akademik. Penelitian mengenai fenomena kecanduan media sosial pada remaja. Metode penelitian yang digunakan untuk mengetahui pengaruh kecanduan media sosial pada remaja diantaranya menggunakan metode kuantitatif dan kualitatif.</p> Imelda Fransisca Sudirlan, Pipih Muhopilah, Fajar Arrohman Nur Sahab Copyright (c) 2025 Prosiding Konferensi Nasional Peneliti Muda Psikologi Indonesia https://proceedings.uhamka.ac.id/index.php/knpmpi/article/view/837 Sun, 11 May 2025 00:00:00 +0000