Kekuatan Tarik Dan Lentur Komposit Poliester Berpenguat Serat Cordyline Australis (Daun Praksok) Dengan Perlakuan Air Laut
DOI:
https://doi.org/10.22236/teknoka.v5i.344Keywords:
Serat daun praksok, fraksi berat serat, waktu perendaman serat, kekuatan tarik, kekuatan lenturAbstract
Komposit didesain untuk menjadi material alternatif pengganti logam. Unsur utama dari komposit adalah serat dan matriks, serat adalah sumber dari kekuatan dan kekakuan pada komposit. Tujuan dilakukannya penelitian ini untuk mengetahui pengaruh fraksi berat dan waktu perendaman serat pada air laut terhadap kekuatan tarik dan kekuatan lentur dari komposit serat praksok. Pada penelitian ini digunakan serat alam yaitu serat praksok. Serat direndam pada air laut selama 0, 2, dan 4 jam. Resin yang digunakan merupakan resin epoxy dengan merek sikadur 52-id. Komposit menggunakan serat daun praksok dengan pajang 3 cm dan disusun secara acak menggunakan metode hand lay-up dengan fraksi berat serat 0%, 5%, dan 7,5%. Spesimen pengujian tarik komposit menggunakan standar ASTM D3039 dan uji lentur menggunakan ASTM D790. Hasil penelitian menunjukan kekuatan tarik dan kekuatan lentur tertinggi terjadi pada fraksi berat serat 7,5% perendaman serat 2 jam dengan nilai rata-rata kekuatan tarik sebesar 31,316 MPa dan kekuatan lentur sebesar 74,552 MPa. Pada pengamatan foto makro patahan, ikatan serat dan matriks terbaik terdapat pada variasi perendaman serat 2 jam sehingga kekuatan tarik dan lentur dapat dihasilkan secara optimum. Ikatan serat dan matriks yang baik ditandai dengan terdapatnya overload pada patahan.References
Djamil, S., Sobron Y Lubis, & Hartono. (2014). Kekuatan Tarik Komposit Matrik Polimer Berpenguat Serat Alam Bambu Gigantochloa Apus Jenis Anyaman Diamond Braid dan Plain Weave. 1–8.
Suryawan, I. G. P. A., Suardana, N., Suarsana, I. K., Lokantara, I. P., & Lagawa, I. K. J. (2019). Kekuatan Tarik dan Lentur pada Material Komposit Berpenguat Serat Jelatang. Jurnal Energi Dan Manufaktur, 12(1), 7. https://doi.org/10.24843/jem.2019.v12.i01.p02
Budhi Santoso, A. (2007). Pengaruh Perlakuan Kimia Pada Serat Widuri ( Calotropis Gigantea ) Terhadap Sifat Mekanis Komposit The Effects Of Chemical Treatment On Widuri ( Calotropis Gigantea ) Fiber To Mechanical Properties.
Susanto, J., Seputro, H., & Santoso, E. (2016). Analisa Pengaruh Variasi Media Pendingin Dan Waktu Aging Pada Perlakuan Panas T6 Terhadap Struktur Mikro. 01(02), 227–238.
Wambua, P., I., & J., V. (2003). Natural Fibres: Can They Replace Glass In Fiber Reinforced Plastics? Composites Science Technology
Jones, G. (1975). Front Matter. In Joanna Russ. https://doi.org/10.5406/j.ctvnwbxjm.1
Thakur, V. K., Gupta, R., & Thakur, M. K. (2017). Hybrid Polymer Composite Materials: Processing.
Czarnecki, L. (2018). Polymer-Concrete Composites for the repair of concrete structures. MATEC Web of Conferences, 199. https://doi.org/10.1051/matecconf/201819901006
Frederick, J. E. (2008). Principles of Atmospheric Science
Wirawan, I.G.R.T, Surata, I.W, Nindhia, T.G.T (2018). Pengaruh Fraksi Berat Terhadap Kekuatan Tarik Dan Lentur Komposit Polyester Serat Serabut Kelapa.
Diharjo, K. (2006). Pengaruh Perlakuan Alkali terhadap Sifat Tarik Bahan Komposit Serat Rami-Polyester
Downloads
Published
Issue
Section
License
Copyright (c) 2020 Prosiding Seminar Nasional Teknoka

This work is licensed under a Creative Commons Attribution-NonCommercial 4.0 International License.
Supported by :
