Kekuatan Tarik Dan Lentur Komposit Poliester Berpenguat Serat Doyo (Curculigo Latifolia)

Authors

  • Ilham Huzainil Universitas Udayana
  • I Wayan Surata Universitas Udayana
  • Tjokorda Gde Tirta Nindhia Universitas Udayana

DOI:

https://doi.org/10.22236/teknoka.v5i.375

Keywords:

Serat alami, serat daun doyo, kekuatan tarik, kekuatan lentur

Abstract

Alam penuh dengan contoh-contoh di mana ide bahan komposit digunakan, seperti serat alami dari tumbuhan, hewan, dan mineral. Serat alami yang digunakan sebagai penguat pada thermoset telah mendapatkan daya tarik secara komersial di bidang industri otomotif. Dalam penelitian ini memanfaatkan serat daun doyo sebagai material penguat untuk pembuatan komposit dengan matriks poliester sebagai pengikatnya. Tujuan penelitian tersebut adalah untuk mengetahui karakteristik mekanik komposit berpenguat serat daun doyo (Curculigo latifolia) dengan matrik poliester. Bahan yang digunakan adalah serat daun doyo (Curculigo latifolia), matriks poliester 157 BQTN EX dan hardener MEKPO. Serat direndam dengan NaOH 5% selama 2 jam. Komposit serat daun doyo disusun secara acak dan dicetak dengan metode hand layup. Uji tarik komposit menggunakan standar ASTM D3039 dan uji lentur menggunakan ASTM D790. Pengamatan visual digunakan untuk mengetahui mekanisme patahannya. Hasil penelitian dari komposit berpenguat serat daun doyo dengan fraksi berat serat 2,5%, 5%, 7,5% dan 10% kekuatan tarik tertinggi ada pada fraksi berat serat 10% dengan nilai kekuatan tarik rata-rata sebesar 23,389 MPa. Sedangkan kekuatan lentur tertinggi terdapat pada fraksi berat serat 0% dengan nilai 90,293 MPa.

Author Biographies

Ilham Huzainil, Universitas Udayana

Program Studi Teknik Mesin

Fakultas Teknik

I Wayan Surata, Universitas Udayana

Program Studi Teknik Mesin 

Fakultas Teknik

Tjokorda Gde Tirta Nindhia, Universitas Udayana

Program Studi Teknik Mesin

Fakultas Teknik

References

S. T. Peters, (1982), Handbook of Composite, Chapman & Hall, Calfornia, USA

Krishan K. Chawla (2013), Composite Materials Science and Engineering Third Edition, University of Alabama, Birmingham

Maya, J.J., Sabu Thomas (2001), Biofibres and Biocomposites, School of Chemical Sciences, Mahatma Gandhi University, India.

ASM Handbook (2001), Composite, Volume 21, ASM International Handbook Committee, United State

Jones, R. M., (1975), Mechanics of Composite Material, McGrawHill Kogakusha, Ltd.

Omar, F., Mohini, S., (2015), Biofiber Reinforcement in Composite Materials, Woodhead Publishing Ltd, USA.

Kakjaz, (2012). Kajian Plasma Nutfah Tumbuhan Doyo (Curculigo latifolia). Kabupaten Karta Negara. Karta Negara 2012.

Yusoff, M. Z. Y., Salit, M. S., Ismail, N., Wirawan, R.,(2010), Mechanical Properties of Short Random Oil Palm FibreReinforced Epoxy Composites, Sains Malaysiana, Malaysia.

Azis, S.H. & Ansell, M.P. 2004. The effect of alkalization and fibre alignment on the mechanical and thermal properties of kenaf and hemp bast fibre composite: Part 1- polyester resin matrix. Journal of Composite Science and Technology 64: 1219- 1230.

Li, Y., Mai, Y.W. & Ye, L., 2000. Sisal fibre and its composites: a review of recent developments. Composites Science and Technology 60: 2037-2055.

Downloads

Published

2021-01-04