FAKTOR LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR DAN HALUS ANAK TK

Authors

  • Khairani Citra Amelia Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
  • Ony Linda Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA
  • Izza Suraya Universitas Muhammadiyah Prof. DR. HAMKA

DOI:

https://doi.org/10.22236/semnas/11798-809233

Keywords:

Developmental, Rough Motor, Fine Motor

Abstract

Early childhood development greatly influences the quality of future child until adulthood. This research aimed to identified direct and indirect factors that related to the development of coarse and fine motorized kindergarten children in Cikasungka, Tangerang. Type of research was quantitative analytic with cross sectional design and used primary data from the results of filling out the questionnaire and observation with the Denver II. Its analysis with  univariate, bivariate, and multivariate of 124 children and their mothers. Sampling was done using a non-probability sampling technique which using a quota sample. The results of univariate analysis showed that most respondents had normal gross motor development (74.2%), suspected fine motor development (55.6%), equal between male and female (50%), have never been exposed to infectious diseases (72.6%), father's and mother’s education is high (61.3% and 71%), mother's knowledge of nutrition was good (55.6%), mothers were unworking (74.2%), and family income was low (54.8%). Bivariate analysis with chi-square test showed gross motor development related to infectious diseases, father's education, mother's knowledge about nutrition, and family income status. And fine motor development related to father's education, mother's knowledge about nutrition, and family income status. Determinant variables in multivariate analysis of gross motor development were sex, infection disease, father's education, mother's knowledge about nutrition, family income status, and infectious disease with knowledge about nutrition. While the most dominant variable of it was infectious disease with mother's knowledge about nutrition. The other hand, determinant variables in fine motor development were father's and mother's education, mother's knowledge about nutrition, working mother, and family income status. While the most dominant variable was mother's knowledge about nutrition. Mother’s knowledge most important aspect to increase children development.

 

References

Amaliyah, N., Sari, K., & Suryaputri, I.Y. (2016). Panjang Badan Lahir Pendek Sebagai Salah Satu Faktor Determinan Keterlambatan Tumbuh Kembangan anak Umur 6-23 Bulan di Kelurahan Jaticempaka Kecamatan Pondok Gede Kota Bekasi, Jurnal Ekologi Kesehatan 2016; 15 (1): 43-55.

Anandhita, A.C. (2017). Faktor-faktor yang Berhubungan dengan Perkembangan Motorik Kasar pada Anak Toddler, Jurnal Keperawatan Muhammadiyah 2017; 2 1): 109-117.

Handayani, R. (2017). Faktor-faktor Yang Berhubungan Dengan Status Gizi Pada Balita, Journal Endurance 2017; 2 (2): 217-224. ISSN. 217-224.

Hastono, S.P. (2016). Analisis Data Pada Bidang Kesehatan, Rajawali Pers, Jakarta.

Hastono, S.P., & Luknis S, (2011). Statistik Kesehatan, PT Raja Grafindo Persada, Jakarta.

Ibrahim, I.A, & Faramita, R. (2015). Hubungan Faktor Sosial Ekonomi Keluarga dengan Kejadian Stunting Anak Usia 24-59 Bulan di Wilayah Kerja Puskesmas Barombong Kota Makasar Tahun 2014, Jurnal Imu Kesehatan Masyarakat 2015; 7 (1): 63-75.

Kementerian Kesehatan RI. (2011). Standar Antropometri Penilaian Status Gizi. Available From:http://gizi.depkes.go.id/wp-content/uploads/2012/07/buku-sk-antropometri-2010.pdf

Kementerian Kesehatan RI. (2010). Ministry Of Health Republic Of Indonesia. Jakarta. Available From:

http://www.depkes.go.id/development/site/jkn/index.php?view=print&cid=1141&id=119%-anak-yang-mengikuti-sdidtk-mengalami-kelainan-tumbuh-kembang (Diakses 18 November 2018).

Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Available From: http://publikasi.data.kemdikbud.go.id/uploadDir/isi_C6C3980D-F1F1-4BEB-8DFA-FD57559F1D86_.pdf (Diakses 18 November 2018).

Moonik, H.L., & Wilar, R. (2015). Faktor-Faktor Yang Mempengaruhi Keterlambatan Perkembangan Anak, Jurnal E-Clinik 2015; 3 (1): 124-132.

Notoatmodjo, S. (2012). Kesehatan Masyarakat Ilmu dan Seni, Rineka Cipta, Jakarta.

Notoatmodjo, S. (2010). Metodologi Penelitian Kesehatan, Rineka Cipta, Jakarta.

Nurhidayah, I., Mediani, H.S, & Hendrawati, S. (2018). Tingkat Perkembangan Balita Usia 1 Bulan - 6 Tahun di Kecamatan Cibiuk Kabupaten Garut. Jurnal Keperawatan Komprehensif 2018; 4 (4): 47-57.

Odje, M.S., Erna, & Bennu, M. (2014). Determinan Pertumbuhan dan Perkembangan Anak. Journal of Pediatric Nursing 2014; 1 (1): 19-24. ISSN. 2354-726X.

Pratama, P.N.P., & Listiowati, E. (2013). Hubungan Pengetahuan Ibu dan Tingkat Ekonomi Keluarga Terhadap Perkembangan Motorik Balita. Jurnal Mutiara Medika 2013; 13 (2): 77-83.

Putri, T.T.U., Tanuwidjaya, S., & Azhali, B.A. (2018). Hubungan antara Kelahiran Prematur dengan Perkembangan Motorik Kasar Anak Prasekolah di Kecamatan Kedungora Garut. Jurnal Pendidikan Dokter 2018; 4 (2): 498-503. ISSN. 2460-657X.

Putri, Y.R., Lazdia, W., & Oktariza, L. (2018). Faktor Yang Mempengaruhi Perkembangan Anak Balita Usia 1-2 Tahun di Kota Bukittinggi. REAL in Nursing Journal 2018; 1 (2): 84-94.

Rohimah, E., Kustiah, L., & Hernawati, N. (2015). Pola Konsumsi, Status Kesehatan, dan Hubungannya dengan Status Gizi dan Perkembangan Balita. Jurnal Gizi Pangan 2015; 10 (2): 93-100.

Santi, A., Indriansari, A., & Girsang, B.M. (2014). Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pertumbuhan dan Perkembangan Anak Usia Toddler 1-3 tahun dengan Riwayat Berat Bayi Lahir Rendah. Jurnal Ilmu Kesehatan Masyarakat 2014; 5 (1): 63-70. ISSN. 2086-6280.

Sastroasmoro, S., & Sofyan I (2010). Pemilihan Subyek Penelitian dan Desain Penelitian dalam: Dasar-dasar Metodologi Penelitian Klinis Ed. 3, Sagung Seto, Jakarta.

Setyawati, V.A.V. (2018). Kejadian Stunting Berdasarkan Umur dan Jenis Kelamin Di Kota Semarang. Jurnal STIKES PKU Muhammadiyah Surakarta 2018: 834-838.

Sumantri, A. (2013). Metodologi Penelitian Kesehatan, Fajar Interpratama Mandiri, Jakarta.

Suryaputri, I.Y., Rosha, B.C., & Anggraeni, D. (2014). Determinan Kemampuan Motorik Anak Berusia 2-5 Tahun: Studi Kasus di Kelurahan Kebon Kelapa, Bogor. Jurnal Penel Gizi Makan 2014; 32 (1): 43-50.

Suryaputri, I.Y., & Rosha, B.C. (2016). Hubungan Status Gizi, Gaya Pengasuhan Orang Tua dengan Keterlambatan Perkembangan Anak Usia 2-5 Tahun: Studi Kasus di Kelurahan Kebon Kelapa Kota Bogor. Jurnal Ekologi Kesehatan 2016; 15 (1): 56-65.

Soetjiningsih, IG.N., & Ranuh, G. (2015). Tumbuh Kembang Anak Ed. 2, Penerbit Buku Kedokteran EGC, Jakarta.

Thabita, A., & Astarani, K. (2012). Peran Ibu dalam Pemenuhan Dasar Anak Terhadap Perkembangan Anak Usia Prasekolah. Jurnal SIKES 2012; 5 (1): 82-98.

Ulfah, M. (2015). Perbedaan Tumbuh Kembang Anak 1-3 tahun dari yang Dilahirkan BBLR dan Non BBLR di wilayah Puskesmas Meninting Kabupaten Lombok Barat. Jurnal Medika Bina Imiah 2015; 9 (2): 50-54.

Unicef, (2012). Ringkasan kajian gizi ibu dan anak. Available From: https://www.wfp.org/sites/default/files/1.%20Laporan%20Evaluasi%20Akhir%20Program%20Gizi%20Ibu%20dan%20Anak%20-%20WFP%20Indonesia.pdf (Diakses 28 Juli 2019 )

Woodya, H.C.V., & Susanti, S.S. (2018). Perkembangan Anak Prasekolah Usia 3-5 Tahun dengan Ibu yang Bekerja dan Ibu yang Tidak Bekerja. JIM FKep 2018; 4 (1): 98-105.

Wulandari, R., Ichsan, B., & Romadhon, Y.A. (2016). Perbedaan Perkembangan Sosial anak Usia 3-6 Tahun dengan Pendidikan Usia dini di Kecamatan Petorongan Jombang, Jurnal Biomedika 2016; 8 (1): 47-53.

Yenny. (2017). Gambaran Perkembangan Motorik Anak Usia 5-6 Tahun yang Bermain Games Gadget. Jurnal Prosiding Temu Ilmiah X Ikatan Psikologi Perkembangan Indonesia 2018; ISBN: 978-602-1145-49-4.

Zainatun, I. (2016). Hubungan Status Gizi dengan Perkembangan Motorik Halus dan Kasar Anak Usia Prasekolah di TKIT Al-Hujjaj Kecamatan Gregol Kota Cilegon Banten, Skripsi: Universitas Muhammadiyah Prof. D.R. HAMKA, Jakarta

Downloads

Published

2020-09-01

How to Cite

Khairani Citra Amelia, Ony Linda, & Izza Suraya. (2020). FAKTOR LANGSUNG DAN TIDAK LANGSUNG YANG BERHUBUNGAN DENGAN PERKEMBANGAN MOTORIK KASAR DAN HALUS ANAK TK. Prosiding Seminar Nasional Berseri, 1(1), 798–809. https://doi.org/10.22236/semnas/11798-809233