Manfaat, Tantangan Dan Strategi Pengembangan Three Tier Tes Diagnostic Digital Berbasis Konstekstual Konten Pada Pembelajaran Geografi SMA
Keywords:
Pengembangan, Three Tier Tes Diagnostic, GeografiAbstract
Abstrak. Evaluasi pembelajaran merupakan kewajiban yang harus dilakukan guru untuk membuat
kebijakan dan melakukan tindakan untuk mengefektifkan proses pembelajaran. Langkah wajib guru
sebelum melakukan evaluasi adalah melakukan penilaian pembelajaran. Kajian ini bertujuan untuk 1)
mendeskripsikan manfaat pengembangan three tier tes diagnostic digital berbasis kontekstual konten
pada pembelajaran geografi, 2) mendeskripsikan tantangan pengembangan three tier tes diagnostic
digital berbasis kontekstual konten pada pembelajaran geografi berbasis kontekstual konten pada
pembelajaran geografi. 3) mendeskripsikan dan menganalisis strategi pengembangan three tier tes
diagnostic digital. Berdasarkan kajian ini disimpulkan bahwa manfaat pengembangan three tier tes
diagnostic digital berbasis kontekstual konten, adalah (1) membantu guru untuk melakukan penilaian
formatif dan diagnostik sebagai dasar melakukan evaluasi, (2) pengembangan three tier tes diagnostic
digital berbasis kontekstual konten bersifat praktis dan ekonomis karena output hasil belajar muncul
secara cepat, tepat serta tidak membutuhkan biaya besar. 3) pengembangan three tier tes diagnostic
digital berbasis kontekstual konten membantu guru untuk menstimulasi siswa agar lebih mengenal
kondisi lingkungan sekitar baik fisik dan sosial secara faktual. Manfaat bagi siswa adalah 1) hasil
pengerjaan transparan sehingga dapat digunakan siswa melakukan penilaian mandiri terhadap tingkat
kemampuannya dalam pembelajaran kapanpun dan dimanapun. 2) memfasilitasi siswa untuk
melakukan pendalaman materi yang dibantu oleh guru. Tantangan yang dihadapi dalam pengembangan
ini adalah 1) kompetensi guru dalam kontruksi soal dan waktu pembuatannya yang relatif lama. 2)
perkembangan teknologi dalam pemanfaatan fitur media pendukung digitalisasi dan keterbatasannya
dalam analisis hasil akhir. Strategi yang ditawarkan dalam pengembangan secara garis besar dapat
dilakukan dengan pemilihan model pengembangan, pembuatan instrumen tes, validasi atau peer review
instrumen tes, digitalisasi instrumen tes, interpretasi dan pengisian angket persepsi kualitas produk
sehingga hasil produk yang dikembangkan dapat efektif, efisien dan mudah digunakan utama untuk
mencapai tujuan yang ditetapkan oleh guru.


