ANALISIS PENGURANGAN CURAH HUJAN DENGAN TEKNOLOGI SISTEM SEMAI AWAN

Authors

  • HMPG UHAMKA pendidikan Geografi UHAMKA
  • Budi Suhardi
  • Antoyo Setyadipratikto
  • Bambang Widi Asmoro
  • Ryfqy Rahmansyah Kushanando

Keywords:

Batu bara, TSSA, nilai keberhasilan, data satelit

Abstract

Batu bara merupakan salah satu sumber energi untuk mendukung Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) di Indonesia. Produksi batu bara sangat berlimpah dan negara Indonesia termasuk pengekspor terbesar ke-5 di dunia setelah China, Amerika Serikat, India, Australia. PT. Borneo Indobara (PT. BIB) yang terletak di Kabupaten Tanah Bumbu, Provinsi Kalimantan Selatan merupakan salah satu produsen batu bara terbesar Indonesia. Pada tahun 2021 produksi batu bara PT. BIB mengalami penurunan produksi secara drastis akibat dampak adanya La Nina. Meskipun perusahaan sudah melakukan antisipasi terhadap La Nina dengan menaikkan rencana jam hujan tetapi kondisi aktual lebih buruk dari yang diharapkan. Karena itu diperlukan suatu langkah komprehensif melalui penggunaan teknologi untuk dapat memodifikasi cuaca. Target yang diharapkan adalah menurunkan durasi hujan dan intensitasnya sehingga dapat menaikkan jam kerja sesuai dengan rencana. Peningkatan jam kerja ini akan meningkatkan kesempatan operasional untuk dapat bekerja dan memenuhi target baik untuk produksi overburden dan batu bara. Tujuan dari penelitian ini adalah mengaplikasikan Teknologi Sistem Semai Awan (TSSA) di area kerja PT. Borneo Indobara pada periode 2021/2022 sehingga terjadi penurunan durasi dan intensitas hujan aktual minimal sebesar 15% yang selanjutnya disebut sebagai “target”. Penghitungan durasi dan intensitas hujan digunakan beberapa metode perhitungan Nilai Keberhasilan dengan melihat prosen penurunan durasi dan prosen penurunan intensitas yang didasarkan  atas pemantauan dari pemasangan 3 Alat Automatic Weather Station (AWS) sebagai target dan kontrol di lokasi yang sudah ditentukan. Selain data aktual hujan digunakan juga sebagai data pembanding dari data satelit yang berasal dari Global Forecasting System, Accuweather, TRMM, dan GSMaP. Setelah hasil perhitungan didapatkan nilai penurunan durasi sebesar 60% dan intensitas 40%.

References

Chai, Y., Jin, C., Wang, A., Guan, D., Wu, J., Yuan, F., Xu, L. (2015). Spatio-Temporal Analysis of the Accuracy of Tropical Multisatelillite Precipitation Analysis 3B42 Precipitation Data in Mid-High Latitudes of China. Plos One. doi: 10.1371/journal.pone.0120026

Collischonn, B., Collischonn, W., Tucci, C.E.M. (2008), Daily Hydrologycal Modeling in The Amazon Basin Using TRMM Rainfall Estimates. Journal of Hydrology, 360, 207- 216. doi: 10.1016/j.jhydrol.2008.07.032

Gu, H-h., Yu, Z-b., Yang, C-g., Ju, Q., Lu, B-h., Liang, C. (2010), Hydrologycal Assesment of TRMM Rainfall Data Over Yangtze River Basin. Water Science and Engineering, 3(4), 418-430. doi:10.3882/j.issn.1674- 2370.2010.04.005.

Mantas, V.M., Liu, Z., Caro, C., Pereira, A.J.S.C. (2015). Validation of TRMM Multi-Satellite Precipitation Analysis (TMPA) Products in the Peruvian Andes. Atmospheric Research, 163, 132- 145 doi: 10.1016/j.atmosres.2014.11.012

Miles, M., Huberman, M., Mathew, 2007. Metode Penelitian Sosial Berbagai Alternatif Pendekatan. UIP Jakarta.

Mori, S., Hamada, J.-I., Y.I. Tauhid, M.D. Yamanaka, N. Okamoto, F. Murata, N. Sakurai, and T. Sribimawati, Diurnal land-sea rainfall peak migration over Sumatera Island, Indonesia maritime continent observed by TRMM satellite and intensive rawinsonde soundings. Mon. Wea. Rev., 132, 2021-2039, 2004.

Muslim, Nuraniah. 2012. Sistem Informasi Geografis Berbasis Web Pemetaan Potensi Panas Bumi di Indonesia menggunakan Google Maps. Jurnal DAS Vol. 13 No. 2 Juni 2012 ISSN: 1411-3201Sagita, N., Prasetya, R. (2013). Analisis Citra Satelit MTSAT dan TRMM Menggunakan Software ER MAPPER, SATAID dan PANOPLY saat Kejadian Curah Hujan Ekstrim di Wilayah Manado 16 Februari 2013. Jurnal Fisika dan Aplikasinya, 9(2), 66-72.

Sakurai, N., F. Murata, M.D. Yamanaka, S. Mori, Hamada J.-I., H. Hashiguchi, Y.I. Tauhid, T. Sribimawati, and B. Suhardi, Diurnal cycle of cloud system migration over Sumatera Island. J. Meteor. Soc. Japan, revised

Syaifullah, M.D. (2014). Validasi Data TRMM Terhadap Data Curah Hujan Aktual di Tiga DAS di Indonesia. Jurnal Meteorologi dan Geofisika, 15(2), 109-118

Suhardi, Budi, Saputra Hadi, dan Jantika Haswan, Leni. (2018) Pengaruh Madden Julian Oscillation Terhadap Kejadian Curah Hujan Ekstrem Di Provinsi Jawa Barat (Studi Kasus Di Kabupaten Sukabumi) Jurnal Geografi, Edukasi dan Lingkungan (JGEL), Vol. 2, No. 2, Juli 2018:65-77 ISSN P: 2579 – 8499; E: 2579 – 8510 Website: http://journal.uhamka.ac.id/index.php/jgel

Wibowo, K. M., Kanedi, I., Jumadi, Juju. 2015. Sistem Informasi Geografis (SIG) menetukan Lokasi Pertambangan Batu Bara di Provinsi Bengkulu Berbasis Website. Jurnal Media Infotama Vol. 11 No. 1, Februari 2015 ISSN 1858-2680

Wirjohamidjojo, S., & Yunus Swarinoto. (2010). IKLIM KAWASAN INDONESIA (Dari Aspek Dinamik

- Sinoptik). Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika.

Downloads

Published

2022-10-20

How to Cite

pendidikan Geografi, H. U., Suhardi, B. ., Setyadipratikto, A., Asmoro, B. W. ., & Kushanando, R. R. . (2022). ANALISIS PENGURANGAN CURAH HUJAN DENGAN TEKNOLOGI SISTEM SEMAI AWAN. Prosiding Seminar Nasional Berseri, 3(1), 69-80. Retrieved from https://proceedings.uhamka.ac.id/index.php/semnas/article/view/503

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3