AMAL USAHA MUHAMMADIYAH BIDANG PENDIDIKAN: STUDI KASUS DI PWM SULAWESI SELATAN
DOI:
https://doi.org/10.22236/psd/1176-9361Abstract
Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendeskripsikan perkembangan Amal Usaha Muhammadiyah dalam bidang pendidikan di Sulawesi Selatan, menganalisis kendala yang dihadapi dalam mengembangkan Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan di Sulawesi Selatan, menjelaskan upaya pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah dalam bidang pendidikan di Sulawesi Selatan, dan mendeskripsikan tokoh yang berperan dalam pengembangan Amal Usaha Muhammadiyah dalam bidang pendidikan di Sulawesi Selatan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif, sedangkan metode yang digunakan ialah studi kasus. Teknik pengumpulan data yang digunakan dalam penelitian ini adalah wawancara, observasi, dan analisis dokumen. Analisis penelitian bersifat induktif, di mana semua simpulan dibentuk dari semua data dan informasi yang diperoleh dari lapangan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa perkembangan Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan di Sulawesi Selatan tidak dapat dilepaskan dari peranan daerah Makassar sebagai cikal bakal lahirnya Muhammadiyah. Adapun salah satu kendala yang dihadapi dalam mengembangkan Amal Usaha Muhammadiyah di Sulawesi Selatan adalah persoalan biaya. Beberapa upaya yang dilakukan dalam mengembangkan Amal Usaha Muhammadiyah bidang pendidikan di Sulawesi Selatan antara lain melaksanakan verifikasi pondok pesantren, melakukan rapat kerja, menyusun soal ujian sekolah bidang studi kemuhammadiyahan, dan sebagainya. Tokoh yang berperan dalam mengembangkan Amal Usaha Muhammadiyah Bidang Pendidikan di Sulawesi Selatan diantaranya Haji Andi Sewang Daeng Muntu, H. Abdul Wahab Radjab, KH. Muhammad Akib, K.H. Abdul Djabbar Ashiry, ustadz Gazali Thalib, Bustaman Tamrin, H. Hasanuddin, K.H. DR. S. Majidi, Kiai Fathul Muin Daeng Maggading, Fathul Muin, DR. S. Madjidi, dan KH. Marzuki Hasan, K.H Djamaluddin Amien, Drs. dan lain-lain.


