DISKURSUS MENGENAI NEGARA PANCASILA DI KALANGAN ORMAS ISLAM MUHAMMADIYAH DAN NAHDLATUL ULAMA (NU)

Authors

  • Said Romadlan

DOI:

https://doi.org/10.22236/psd/11586-60398

Abstract

Kajian ini memfokuskan kajiannya mengenai diskursus bentuk negara sebagai salah satu isu yang memicu gerakan radikalisme di kalangan organisasi masyarakat (Ormas) Islam (Muhammadiyah dan Nahdlatul Ulama). Asumsinya, munculnya gerakan-gerakan radikal di dunia dewasa ini sangat dipengaruhi oleh pemahaman umat Islam mengenai ayat-ayat yang berkaitan dengan bentuk negara. Kajian ini menggunakan metode hermeneutika Ricour yang menekankan pada otonomi teks yang berkaitan dengan keputusan dan pernyataan resmi kedua Ormas. Hasil penelitian menunjukkan, berdasarkan analisis teks yang menggunakan hermeneutika Ricoeur, bahwa pemahaman ormas Islam mengenai bentuk negara, di mana Muhammadiyah memandang negara Pancasila sebagai ahlul ahdi wa syahada. Sedangkan NU memandang bentuk negara sebagai konsep bersama dalam hidup bernegara.

Downloads

Published

2019-02-08

How to Cite

Romadlan, S. (2019). DISKURSUS MENGENAI NEGARA PANCASILA DI KALANGAN ORMAS ISLAM MUHAMMADIYAH DAN NAHDLATUL ULAMA (NU). Prosiding Seminar Nasional Berseri, 1(1), 586-603. https://doi.org/10.22236/psd/11586-60398