PEMAHAMAN SEJARAH, BUDAYA DAN KEARIFAN LOKAL ETNIK BETAWI PADA GURU SEKOLAH DASAR DI WILAYAH DKI JAKARTA
Keywords:
betawi, jakarta, budayal,Abstract
Three main points in this research are history, culture and local wisdom of Betawiethnic as a native ethnic in Jakarta, as knowing its culture and local wisdom is the identity of
the ethnic. The diversity of cultural values and local wisdom of Betawi ethnic contain great
significance in order to maintain the multiethnic interaction in Jakarta. The understanding of
elementary school teachers about values and meaning of local wisdom of Betawi Ethnic is
one of professional competence. So the teacher able to provide creative learning process,
inovative and contextual as an effort to provide character learning in Jakarta with all its
complexity. Reseach method used to observe the understanding of elementary school teacher
about cultural values and local wisdom is by a survey. On the other hand, the studies of
History of Jakarta and the establishment of ethnic is using historical approach. This research
targeted to elementary school teachers in Jakarta. As a result of the research, it was found
that under 50% of the understanding of elementary school teachers were linked to cultural
values and local wisdom of Betawi Ethnic
References
Abdul, Chaer. (2012). Folklor Betawi Kebudayaan dan Kehidupan Orang Betawi. Jakarta :
Masup
Barth, Fredrik. (1988). ―Ethnic Groups and Boundaries‖. Alih Bahasa: nining L Susilo.
Kelompok Kelompok Etnik dan Batasannya. Jakarta: Universitas Indonesia Press
Barth dalam Suparlan. (2004). Masyarakat & Kebudayaan Perkotaan. Jakarta: YPKIK
Ditlibtabmas, (2013). Buku Panduan Pelaksanaan Penelitian dan Pengabdian Pada
Masyarakat di Perguruan Tinggi Edisi IX. Direktorat Penelitian dan Pengabdian
Kepada Masyarakat. Kementrian Pendidikan dan Kebudayaan.
Edi Suryadi, dkk. (2007). ―Pengaruh Keraifan Lokal Sunda Terhadap Aktualisasi Perilaku
Ilmiah, Edukatif dan Religius‖. Artikel Penelitian Ilmiah. FPIPS Universitas
Pendidikan Indonesia. Bandung.
Geertz, Clifford. (1973). The Interpretation of Cultures. New York: Basic Book
Giddens, Anthony. ( 2002 ). ― The Third Way The Renewal of Social Democracy‖. Alih
Bahasa : Ketut Arya Mahardika . Jalan Ketiga: Pembaruan Demokrasi Sosial .
Jakarta: PT SUN
Goetz, Judith Preissle dan Margaret Diane LeCompte. (1984). Etnhnograpy and Qualitative
Design in Educational. USA: Academic Press Inc
Habib, Ahmad. (2009). Konflik Antar Etnik di Pedesaan : Pasang Surut Hubungan Cina
Jawa. Yogyakarta: Lkis
Harrison E Lawrence and Samuel P Huntington. (2000). Culture Matters : How Values Shape
Human Progress. New York : Basic Book.
Hefner, Robert W. (2007). Politik Multikulturalisme. Yogyakarta: Kanisius.
Ifa, H. Misbah. (2006). Peran Permainan Tradisional yang Bermuatan Edukatif dalam
Menyumbang pembentukan karakter dan Identitas Bangsa. Jurusan Psikologi
Pendidikan . UPI. Bandung.
Lickona, Thomas. (2012). ―Educating For Character : How Our Schools Can Teach Respect
and Responsibility‖. Alih bahasa. Juma Abdu Wamaungo. Mendidik Untuk
Membentuk Karakter ; bagaimana Sekolah dapat memberikan Pendidikan Tentang
Sikap Hormat dan Tanggung Jawab. Jakarta: Bumi Aksara.
Magdalia, Alfian. (2013). ―Potensi Kearifan Lokal dalam Pembentukan jati diri dan karakter
Bangsa‖. Prosiding International Cofference on Indonesian Studies. CSIS. Jogjakarta.
Musdah Mulia, Siti dan Ira D Aini. (2013). Karakter manusia Indonesia: butir Butir
Pendidikan karakter Untuk Generasi Muda. Bandung: Nuasa Cendekia.
Masykur Arif Rahman. (2013). Kesalahan Kesalahan Guru Dalam Mengajar. Jogjakarta :
Laksana
Mickletwait, John and adrian Wooldridge. ( 2000 ). The Challenge and Hidden Promise of
Globalization. New York : Crown Publishers, Ramdon House . Inc.
Martorella, Peter H. (1985). Elementary Social Studies. Little Brown Toronto.
Nathan, Glazer and Daniel P Moynihan. (1981). Ethnicity Theory and Experience. Harvard
University Press.
Ni Wayan Sartini. (2009). ―Menggali Kearifan Lokal Budaya Jawa Lewat Ungkapan
(Bebasan, Saloka dan Peribahasa)‖. Jurnal Ilmiah Bahasa Dan Sastra. Volume 5
Nomor 1 April. Universitas Sumatra Utara.
Nur Barlian, VA (2012). ―Identifikasi faktor Faktor Budaya Yang memengaruhi Capaian
Kinerja Pembangunan Pendidikan‖. Jurnal Kebudayaan. Penelitian dan
Pengembangan Kebudayaan. Kemendikbud.
Ridho Bayu Yeffrerson. (2013).‖ Pengembangan Nilai-Nilai Integrasi sosial Berbasis
Kearifan Lokal Minangkabau dalam Pendidikan Karakter melalui Pembelajaran
IPS‖. Tesis. PIPs Pasca sarjana UPI.
Said Hamid Hasan dkk. (2010). Bahan Pelatihan Penguatan Metodologi Pembelajaran
Berdasarkan Nilai-Nilai Budaya Untuk Membentuk Daya Saing dan Karakter
Bangsa. Pengembangan pendidikan dan Karakter Bangsa. Kementrian Pendidikan
Nasional. Badan Penelitian dan Pengembangan Pusat Kurikulum.
Salim, Agus. (2006). Stratifikasi Etnik : kajian Mikro Sosiologi Interaksi Etnis Jawa dan
Cina. Yogyakarta: Tiara Wacana.Xavier Inda. (!999). Race, Identity and
Citizenship. Blackwell Publishers.
Siti Wahyuni. (tt). ―Keberagaman dan Makna Nilai Kearifan Lokal Sebagai Sumber Inspirasi
Pembelajaran Seni Budaya yang Berkarakter‖. Makalah seminar IKIP PGRI
Madiun.
Spradley, James P. (1997). ―The Etnographic Interview‖. Alih Bahasa: Elizabeth Misbah
Zulfa dan Amirudin. Metode Etnografi. Yogyakarta: Tiara Wacana.
Sugiyono.(2006). Metode Penelitian Pendidikan : Pendekatan Kuantitatif, Kualitatif dan
R&D. Bandung: Alfabeta
Sugiyono, dkk .( 2013). ―Model Pemberdayaan Pada Satuan Pendidikan Menengah yang
Dikelola Oleh Masyarakat‖. Laporan akhir Penelitian Tim Universitas negeri
Yogyakarta. Sekjen Pendidikan Menengah Kemendikbud
Suswandari. (2001). ―Perilaku Hidup Anak Jalanan di Pasar Induk Kramat Jati Jakarta
Timur‖. Hasil Penelitian Universitas Muhammadiyah Prof.DR. HAMKA Jakarta
Suswandari. (2009). Adaptasi dan Emansipasi Kaum Perempuan Betawi dalam Merespon
Perubahan Sosial : Potret Kehidupan Perempuan Kampung Gedong. UHAMKA
Press.
Suswandari. (2014). ―Ragam Kearifan Lokal Nusantara Sebagai Sumber Penanaman Nilai
Karakter Bangsa Indonesia‖. Disampaikan Dalam Seminar Studi Objek Historis
Mahasiswa Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Muhammadiyah Prof. Dr.
HAMKA di Prodi Pendidikan Sejarah Universitas Negeri Semarang, tanggal 11- 13
Feberuari 2014. Sebagian dari makalah ini menjadi bahan ajar untuk BPJJ PGSD
tahun 2007.
Suswandari dan Toto Hastiarto. (2014). Modul Inovasi Pembelajaran IPS di Sekolah Dasar.
UHAMKA. Press
Torres, Rodolfo D, Louis F. Miron and Jonathan .(1999). Race, Identity, and Citizenship.
USA. Blackwell Publisher.
Victor Ganap. (2012). ―konsep Multikultural dan Etnisitas Pribumi dalam Penelitian Seni‖.
Jurnal Humaniora. Vol 24 Nomor 2 Juni. ISI Yogyakarta.
Wagiran.(2012). ―Pengembangan Karakter Berbasis Keariifan Lokal Hamemayu Hayuning
Bawono‖. Jurnal Pendidikan Karakter. Tahun 2 nomor 1 Oktober . UNY.
Wuri Handayani (tt). ―Integrasi Nilai-Nilai Kearifan Lokal dalam Pembelajaran untuk
menanamkan nasionalisme di sekolah dasar‖. Makalah Seminar Universitas Negeri
Yogyakarta.
Young, Crawford. (1979). The Politics of Cultural Pluralism. The University Of Wisconsin
Press.
Ulfah, Fajarini. ( 2014). ―Peranan Kearifan Lokal Dalam Pebdidikan Karakter‖. Jurnal Sosio
Didaktika Vol 1 Nomor 2. Universitas Islam Syarif Hidayatullah Jakarta.
Wagiran. ( 2011). ―Pengembangan Model Pendidikan Kearifan Lokal dalam Mendukung
Visi Pembangunan Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta 2020‖. Dimuat dalam
Jurnal Penelitian dan Pengembangan, Volume III, Nomor 3, Tahun 2011. ISSN
-9678. Hlm. 85-100.


