MADURA DAN PERSPEKTIF PSIKOLOGIS TERHADAP BENCANA

Authors

  • HMPG UHAMKA pendidikan Geografi UHAMKA
  • Vidya Nindhita Universitas Trunojoyo Madura

Keywords:

Madura, Bencana, Psikologi, Budaya

Abstract

Intensitas hujan yang cukup deras menyebabkan beberapa daerah umumnya di pulau Madura terendam banjir. Banjir bukanlah bencana yang baru bagi masyarakat madura. Kajian mengenai banjir pulau Madura telah menjadi perhatian peneliti kebencanaan sejak puluhan tahun silam. Hal ini disebabkan oleh banjir umumnya terjadi hampir setiap tahunnya di beberapa kota/kabupaten di pulau Madura. Data terbaru Badan Penanggulangan Bencana (BNPB) Jawa Timur 2023, menyatakan bahwa banjir meluas ke empat kabupaten di Madura yaitu kota Bangkalan, Pamekasan, Sampang, dan Sumenep pada bulan Januari 2023. Selain bencana alam yang melanda pulau Madura, kajian mengenai masyarakat madura dan budayanya pun tergolong unik dan khas untuk dilakukan. Persilangan antara budaya masyarakat madura dan bagaimana sudut pandang masyarakat menghadapi bencana yang terjadi disekitarnya menjadi fokus penelitian yang menarik. Rumusan masalah yang diangkat oleh peneliti adalah bagaimanakah perspektif psikologi masyarakat madura terhadap bencana dan pencegahannya? Oleh karena itu, penelitian ini ditujukan untuk memahami perspektif psikologis masyarakat madura terhadap bencana dan pencegahannya melalui budaya yang ada di masyarakat. Metode yang digunakan dalam kajian ini adalah studi literatur. Hasil membuktikan bahwa terdapat budaya masyarakat madura yang berbalut nilai solidaritas dan gotong royong yang dapat dimanfaatkan sebagai sarana untuk mitigasi bencana. Kesiapan sikap dan perilaku tanggap bencana perlu untuk ditingkatkan sebagai lini pertama antisipasi dampak bencana. Berdasarkan penelitian ini, harapannya khalayak umum maupun masyarakat madura mengetahui pentingnya pencegahan bencana melalui perspektif psikologi maupun budaya.

References

Aena Prawita, N., Zuliatul Nur Azizah, D., Putri Rahayu, S., Lailatul, R., Lazulfa, I., & Choiril Gibron, A. (2022). Proceeding Science Education National Conference Program Studi Pendidikan IPA Universitas Trunojoyo Madura. Efektivitas Kegiatan Sunclean (Minggu Bersih) Terhadap Kesiapan Warga Menghadapi Banjir Di Pesalakan, Bangkalan.

Annafilah, A. A., Hasanah, N., Kurniawati, I., Diniyah, A., Isnaini, S., & Azizah, L. N. (2022). Proceeding Science Education National Conference Program Studi Pendidikan IPA Universitas Trunojoyo Madura. Analisis Faktor Penyebab Terjadinya Bencana Banjir di Daerah Pesalakan, Kabupaten Bangkalan.

Badan Penanggulangan Bencana Jawa Timur. (2023). Banjir di Madura Meluas ke Empat Kabupaten, [online], [https://www.suarasurabaya.net/kelanakota/2023/banjir-di-pulau-madura-meluas-ke-empat-kabupaten/ diakses 26 Maret 2023].

Faisol Hadi, A. (2022). Bencana banjir rutin: Tinjauan historis di Kecamatan Sampang, Kabupaten Sampang Tahun 2010-2021. Historiography Journal of Indonesian History and Education, 2(3), 323–337.

Haris Asroful, F., Magfiroh, P. H., Stabita, S. J., Fauqanurin Zahma, Z., Febriani, R., Rosa, N., Rohana, I., & Rakhmawan, A. (2022). Proceeding Science Education National Conference Program Studi Pendidikan IPA Universitas Trunojoyo Madura. Kajian Potensi Bencana Banjir Dan Upaya Mitigasi Bencana Banjir Di Daerah Blega, Bangkalan.

Laily, N., Rahman, T., Rahman, A., Aji, Y. V., & Faruq, U. (2021). Penguatan Nilai Kearifan Lokal Melalui Tradisi Rokat Tase’ di Madura dalam Perspektif Agama Islam. Jurnal Kajian Pendidikan Islam Dan Studi Islam, 4(2). https://ejournal.stainupwr.ac.id/

Maulida, S., Islam, U., Sunan, N., Arifin, A. Z., Kalijaga, N. S., & Arifin, Z. (2022). Masyarakat Madura dalam Budaya Muy-Tamuyan (Tinjauan Fenomenologi Edmund Husserl). Jurnal Sejarah Dan Kebudayaan Islam, 10(1). https://www.syekhnurjati.ac.id/jurnal/index.php/tamaddun/index

Mufidah, R., Haliza, S. N., Ma’rifatul Azizah, A., Faradillah, F., Sailatus Sa’adah, L., Meazaluna, A., & Rakhmawan, A. (2022). Proceeding Science Education National Conference Program Studi Pendidikan IPA Universitas Trunojoyo Madura. Analisis Potensi Dan Mitigasi Bencana Banjir Di Kecamatan Blega Kabupaten Bangkalan.

Qadariyah, L., & Susantin, J. (2020). Madura dan Kearifan Budaya Lokalnya. AHSANA Media Jurnal Pemikiran, Pendidikan, Dan Keislama-n. http://journal.uim.ac.id/index.php/ahsanamedia

Ridhoi, R., Faisol Hadi, A., & Hudiyanto, R. (2022). Traditional Flood Mitigation by the Indigenous People of Sampang Madura. KnE Social Sciences, 2. https://doi.org/10.18502/kss.v7i16.12162

Sulastri, E., Leskiana Devi, E., Oktarilla, N., Kurniasih, S., Anjelina, F., Maya, R. ’, Febrianti, I., & Rakhmawan, A. (2022). Proceeding Science Education National Conference Program Studi Pendidikan IPA Universitas Trunojoyo Madura. Mitigasi Bencana Alam Banjir Dengan Pemanfaatan Daerah Bekas Selokan Di Desa Gili Timur, Kecamatan Kamal, Kabupaten Bangkalan.

Downloads

Published

2023-06-20

How to Cite

pendidikan Geografi, H. U., & Nindhita, V. (2023). MADURA DAN PERSPEKTIF PSIKOLOGIS TERHADAP BENCANA. Prosiding Seminar Nasional Berseri, 4(1), 1-10. Retrieved from https://proceedings.uhamka.ac.id/index.php/semnas/article/view/554

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 > >>